Dewa United Tahan Persebaya 1-1, Tren Kemenangan Bajul Ijo Terhenti
Persebaya Surabaya gagal melanjutkan tren kemenangan bersama Bernardo Tavares di Super League 2025/26 setelah ditahan Dewa United 1-1, sekaligus mengamankan satu poin bagi tim tamu yang bermain 10 orang sejak babak pertama.
Bajul Ijo sebenarnya sempat unggul 1-0 lewat gol Francisco Rivera dalam laga di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (1/2/2026). Namun Dewa mampu membalas lewat gol Muhammad Rizky Kafiatur.
Hasil imbang ini mengakhiri tiga kemenangan beruntun Persebaya bersama Tavares. Sebelumnya, Persebaya sukses menang atas Madura United, Malut United, dan PSIM Yogyakarta.
"Kami hanya meraih satu poin dan kehilangan dua poin di rumah. Ini artinya kami harus bekerja lebih keras lagi," kata Tavares seusai laga.
"Meski unggul jumlah pemain kami tidak cukup pintar memindahkan bola dengan cepat," sebutnya merujuk pada dikartumerahnya Nick Kuipers.
"Sekarang kita bisa mengirim email lebih cepat, tetapi pemain justru berlari membawa bola seperti tukang pos," ujarnya menambahkan.
Pelatih asal Portugal itu kecewa dengan penyelesaian akhir yang tidak bisa memaksimalkan peluang. Dari 11 kali percobaan, hanya dua di antaranya yang tepat sasaran.
Di sisi lain, Persebaya justru kalah penguasaan bola dari Dewa. Sang tamu yang bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama justru unggul penguasaan bola 57 persen.
"Ini bukan hasil terbaik. Kami bermain di kandang dan mengharapkan tiga poin. Tetapi kami harus menemukan cara yang lebih baik untuk mencetak gol," ucap Tavares.
Hasil imbang ini membuat Persebaya gagal memperkecil jarak dengan empat besar. Bajul Ijo tetap di posisi ke-5 dengan 32 poin.


