Dear City, Bisa Tancap Gas di Januari?
Manchester City lagi tancap gas dua bulan terakhir ini. Citizens pun dituntut mengulanginya di bulan Januari yang krusial.
Sempat terseok-seok di awal musim, City kemudian bangkit. Sejak kalah 0-1 dari Aston Villa 26 Oktober, City merangkai 12 kemenangan dari 14 pertandingan terakhirnya.
City memang sempat kalah beruntun dari Newcastle United dan Bayer Leverkusen di pertengahan November, tapi setelah itu mereka menyapu bersih delapan laga di seluruh ajang.
Alhasil, City kini berada di posisi kedua klasemen Liga Inggris dengan 40 poin dari 18 laga, selisih lima angka dari Arsenal yang sudah bermain 19 kali di puncak. Ada potensi City bisa memangkas jarak itu andaikan menang di kandang Sunderland, Jumat (2/1/2025) dini hari WIB nanti.
Sunderland adalah laga pertama selama Januari, yang merupakan bulan krusial dalam misi City menyapu bersih gelar. Setelahnya, City bertemu Chelsea, Brighton & Hove Albion, Newcastle United, Manchester United, dan Wolverhampton di Liga Inggris.
Enam pertandingan Liga Inggris itu diselingi duel kontra Exeter di Babak Ketiga Piala FA, Newcastle di Leg I Semifinal Carabao Cup, serta dua laga Liga Champions kontra Bodo/Glimt dan Galatasaray.
City saat ini di posisi keempat klasemen fase liga Liga Champions dengan 13 poin. Jika menyapu bersih dua laga sisa, City tidak perlu dapat ekstra dua laga Playoff bulan Februari.
"Ini bulan yg penting karena kami tampil sangat bagus di bulan November dan Desember," ujar Guardiola di situs resmi klub.
"Bulan ini akan menentukan kelolosan kami di Liga Champions, bakal finis posisi berapa, dan di Premier League, kami akan terus mencoba menjaga jarak dengan pemuncak liga," sambungnya.


