Curhat Ashley Cole Kini Jadi Pelatih: Diremehkan Inggris, Ditampung Italia
Ashley Cole kini asyik melatih di Italia untuk Cesena. Eks bek Timnas Inggris itu curhat betapa sulitnya mendapat kesempatan di negara sendiri.
Cole, yang sukses di Arsenal dan Chelsea, melanjutkan kariernya usai pensiun sebagai pemain dengan jadi pelatih. Kariernya dimulai lagi dari nol, dari benar-benar di bawah.
Pertama-tama ia mengikuti mantan rekannya di Chelsea, Frank Lampard, dengan menjadi asisten manajer Derby County. Ia kemudian cabut untuk gabung ke Timnas Inggris U-21, bekerja untuk Lee Carsley.
Pemain yang sempat pindah ke AS Roma dan LA Galaxy itu sempat ikut Lampard lagi ke Everton, juga sebagai asisten. Cole lalu menyeberang ke Birmingham City, kali ini untuk membantu Wayne Rooney.
Pada 2024, ia kembali bekerja Timnas Inggris untuk membantu Carsley memimpin tim senior, yang menggantikan Gareth Southgate saat itu. Setelahnya, Ashley Cole pindah ke Cesena sejak tahun ini, melatih klub Serie B itu sejak Maret lalu sebagai interim menggantikan Michele Migani.
Cole curhat soal kariernya sebagai pelatih itu. Ia menyoroti betapa sulitnya mendapat kesempatan, khususnya di Inggris yang notabenenya negaranya sendiri, sehingga kini senang klub Italia mau menerimanya.
"Saya mulai merasa sedikit putus asa karena kurangnya peluang, terutama dari beberapa klub di Inggris yang saya hubungi. Mereka suka mengemukakan alasan 'kamu tidak punya pengalaman'. Saya jadi seperti, seperti yang anda bilang, saya setuju tapi bagaimana saya bisa mendapatkan pengalaman itu?" kata Cole kepada BBC Sport.
"Itulah perjuangan yang harus Anda hadapi sebagai asisten pelatih selama enam atau tujuh tahun. Anda harus mengambil langkah berani, tapi klub harus mengambil langkah berani juga."
"Saya rasa tidak banyak pelatih kulit hitam asal


