Cristiano Ronaldo ke Timnas Portugal: Jujurlah Padaku
Cristiano Ronaldo meminta Timnas Portugal jujur. Jika memang dirinya tidak dibutuhkan lagi, Ronaldo sudah siap pergi!
Cristiano Ronaldo umumkan soal dramanya di Timnas Portugal lewat sosial medianya, Rabu (7/10). Seperti diketahui, Ronaldo cabut dari markas latihan di tengah-tengah UEFA Nations League.
Ronaldo sempat diminta pemanasan, tapi tidak dimainkan juga saat Portugal hadapi Norwegia pada Senin (28/9). Ronaldo padahal dijanjikan main meski sebagai pemain pengganti, tapi pelatih Jorge Jesus tetap tidak memainkannya.
Cristiano Ronaldo mengaku dirinya, Timnas Portugal, dan Jorge Jesus akan menyelesaikan drama dengan satu cara. Jesus minta maaf di sesi jumpa pers karena tidak memainkan Ronaldo.
Namun, Jesus justru menegaskan kalau dirinya adalah pemegang kendali. Jesus sendiri yang menentukan siapa-siapa saja yang akan main.
"Kesepakatannya sederhana, pelatih akan memulai konferensi pers dengan membahas topik ini, berupaya menuntaskan masalah tersebut dengan mengungkapkan kebenaran," tulis Ronaldo.
"Konferensi itu berlangsung persis seperti dugaanku, sikap yang ditunjukkan sama sekali berbeda dengan saat pertemuan kami sebelumnya. Aku mendengar kata-kata dan nada agresif yang menurutku tidak pada tempatnya," ungkapnya.
Cristiano Ronaldo tegaskan, dirinya sudah siap pergi memang jika tidak dibutuhkan lagi oleh Timnas Portugal. Selama ini, Ronaldo mengaku dirinya selalu diminta untuk main.
"Setelah Piala Dunia 2026, aku menyusun sebuah surat yang ditujukan kepada rakyat Portugal-dan masih aku simpan hingga kini-yang berisi pesan yang ingin aku sampaikan saat aku benar-benar meninggalkan tim," tulisnya.
"Di akhir kompetisi, tepatnya dalam penerbangan pulang dari Amerika Serikat, Presiden Federasi meminta dan mendesakku


