CEO Aprilia: Jorge Martin Tak Mungkin Bertahan, Sudah Lama Pilih Pergi
CEO Aprilia Massimo Rivola menutup kemungkinan Jorge Martin akan bertahan. Rivola mengungkapkan, Martin sudah lama memutuskan untuk meninggalkan Aprilia.
Jorge Martin diyakini akan menyeberang ke Yamaha pabrikan setelah menyelesaikan kontraknya di Aprilia, yang habis pada akhir 2026. Namun, muncul spekulasi tentang potensi Martin akan bertahan menyusul start kencang di awal musim ini.
Martinator memenangi dua dari total 10 balapan dalam lima seri pertama. Rider Spanyol itu dua kali finis kedua di grand prix, bahkan menyapu bersih seri Prancis pada akhir pekan lalu. Alhasil, Jorge Martin nangkring di urutan kedua klasemen MotoGP dengan selisih satu poin dari tandemnya, Marco Bezzecchi, di puncak.
Rivola mengaku akan senang seandainya Jorge Martin tetap di Aprilia. Akan tetapi, Rivola menegaskan bahwa rider berusia 28 tahun itu sudah jauh-jauh hari memilih hengkang di akhir kontraknya.
"Itu akan sangat bagus, tapi saya yakin Jorge sudah membuat pilihannya sejak lama. Saya tidak menyalahkan dia untuk itu," sebut bos asal Italia itu dilansir Corsedimoto.
"Saya menantang setiap orang dalam kondisi seperti dia pada musim lalu, di mana tidak sehat secara fisik: tawaran-tawaran penting datang, dan masuk akal jika dia tidak percaya diri dengan kami dan bahkan mungkin dengan dirinya sendiri."
"Bagaimanapun, kami akan memberikan segenap kemampuan kami untuk dia dan Marco," cetus Rivola mengenai masa depan Jorge Martin di Aprilia.
Seperti diketahui, Martin sempat berencana memutus kontraknya dengan Aprilia lebih cepat pada awal musim lalu meski akhirnya diurungkan. Mantan juara dunia MotoGP itu merasa tak yakin dengan tunggangannya karena berulang kali crash sehingga membuatnya cedera berkepanjangan.
Saksikan Live DetikPagi:


