Borneo FC Cuma Kalah Head-to-head, Fabio Lefundes: Mau Bagaimana Lagi
Fabio Lefundes tidak bisa menyembunyikan kekecewaan Borneo FC Samarinda cuma kalah head-to-head dari Persib Bandung. Namun ia menerima dengan lapang dada.
Borneo harus puas menjadi runner-up meski sama-sama mengoleksi 79 poin seperti Persib. Pesut Etam kalah head-to-head dengan hasil kalah 1-3 di markas Persib dan bermain imbang 1-1 di Samarinda.
Di sisi lain, Borneo mengungguli Persib dalam hal produktivitas gol. Mariano Peralta Cs mencetak 74 gol dan kebobolan 31 kali (+43), sementara Persib membobol gawang lawan 59 kali dan kebobolan 22 gol (+37).
"Sayang sekali musim ini kami tidak bisa juara karena peraturan head to head. Kalau lihat statistik lain, kami jauh lebih bagus. Tapi itu bukan sesuatu yang bisa saya kontrol karena regulasinya sudah ditetapkan PT Liga (I.League," kata Lefundes, dikutip dari detikKalimantan.
Selain unggul produktivitas, Borneo juga lebih banyak menang ketimbang Persib. Borneo menang 25 kali berbanding 24 kali yang dicatat Persib.
Hanya saja Borneo lebih banyak kalah yakni lima kali, sementara Persib hanya tiga kali takluk. Persib juga sukses memaksa hasil imbang tujuh kali, sementara Borneo hanya empat kali.
"Kami adalah tim yang paling banyak menang musim ini. Di kandang, kita meraih 15 kemenangan, satu imbang, dan satu kalah. Kita juga tim paling produktif dengan 74 gol," ujar Lefundes.
Terlepas dari itu, pelatih asal Brasil memberi kredit kepada Persib dan pelatihnya Bojan Hodak. Keberhasilan menjuarai tiga gelar secara beruntun merupakan capaian istimewa.
"Pertama kami ucapkan selamat kepada Coach Bojan, karena tidak mudah bisa dapat piala tiga kali berturut-turut. Itu tidak mudah. Selamat buat dia," kata Lefundes.


