Berapa Target Medali Emas Indonesia di Asian Games 2026?
Indonesia bersiap menuju Asian Games 2026. Di multiajang olahraga terbesar se-Asia itu, Merah Putih menargetkan empat medali emas. Dari mana saja?
Indonesia mengirimkan 430 atlet dari 35 cabang olahraga. Menpora Erick Thohir mengatakan target Indonesia di Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang lebih realistis dibanding edisi sebelumnya.
"Dari hasil pantauan, dan diskusi dengan Ketua KOI dan Chief de Mission, ya tentu kita ingin mendapatkan emas sebanyak-banyaknya. Kemarin di Hangzhou, di China, itu kita mendapat 7 medali emas," ujar Erick.
Namun, ia menyadari ada hal yang membuat sejumlah nomor andalan Indonesia tidak lagi dipertandingkan, sehingga memengaruhi target yang diharapkan.
"Ya tentu biasa, politik olahraga. Ada beberapa nomor yang hilang seperti dragonboat itu ada dua hilang, ada juga dari menembak yang memang tidak dipertandingkan lagi," jelasnya.
"Nah, realitas kalau melihat kondisi hari ini, ya kita 4 emas itu menjadi target hari ini. Dari cabang-cabang yang mungkin kita semua paham lah, tidak berbeda dengan Olimpiade, yaitu seperti bulutangkis, panjat tebing, dan tentu angkat besi*," kata Erick.
Dari bulutangkis, PBSI menargetkan satu medali emas. Adapun nomor yang diandalkan ialah beregu putra. PBSI meyakini dengan komposisi gabungan pemain Pelatnas dan non-Pelatnas, selain faktor pengalaman, menjadi kekuatan tim bulutangkis Indonesia.
Indonesia punya Jonatan Christie, pemain peringkat 1 dunia dengan pengalaman segudang. Baik single event maupun multievent. Peraih medali emas Asian Games 2018 itu akan bahu membahu dengan Alwi Farhan, Moh. Zaki Ubaidillah, dan Muhamad Yusuf.
Ditambah dari nomor ganda Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Nikolaus Joaquin, dan Amri Syahnawi.
S


