Badan Wasit Akan Kaji Cara Tangani 'Gulat Bebas' di EPL Musim Depan
Kepala Badan Perwasitan Liga Inggris (PGMOL) Howard Webb menyadari banyaknya kasus 'gulat bebas' yang terjadi di Premier League musim ini. Pihaknya akan melakukan kajian agar bisa mengambil keputusan yang konsisten ke depannya.
Istilah 'gulat bebas' merujuk pada aksi sejumlah pemain tim menyerang yang mengerubungi area depan gawang tim bertahan dalam situasi bola mati. Tujuannya mendapat keuntungan dalam posisi untuk mencetak gol dengan mengganggu lawan.
Tak jarang aksi semacam ini berujung saling dorong, memegang, menahan hingga muncul banyak insiden yang bisa dianggap sebagai pelanggaran dalam satu waktu. Ujung-ujungnya wasit pula yang harus cermat dalam mengambil keputusan.
Arsenal paling sukses memanfaatkan aksi ini, yang kemudian diikuti klub-klub lain. Namun yang menjadi sorotan adalah keputusan wasit yang dinilai labil dari laga ke laga. Contohnya laga West Ham United vs Arsenal akhir pekan lalu.
Wasit Chris Kavanagh menganulir gol Callum Wilson usai kiper Arsenal David Raya dilanggar Pablo dalam situasi sepak pojok. Banyak pihak mendukung keputusan tersebut, namun para pemain West Ham menyoroti sejumlah pelanggaran yang dibuat pemain Arsenal dalam 'gulat bebas' saat itu.
The Hammers mempertanyakan konsistensi wasit yang kadang tak selalu melindungi kiper dalam situasi semacam itu. Webb menyadari sorotan yang ada dan akan melakukan pembahasan terkait hal ini seusai musim 2025-26 tuntas.
"Kami selalu berkonsultasi dengan klub, kelompok suporter, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya tentang laga macam apa yang ingin mereka lihat dan bagaimana mereka ingin kami memimpin," ujar Webb dalam acara Match Officials Mic'd Up, dikutip BBC.
"Musim ini sedikit lebih unik daripada musim-musim sebelumnya terkait jumlah


