AXCR: Belum Balapan, Tim Indonesia Sudah Temui 'Rintangan'
Indonesia Cross Country Rally Team sudah mengirimkan mobil dan perlengkapan tempur lainnya ke Thailand. Namun, sempat ada kendala dalam prosesnya, kenapa?
Di balik perjuangan atlet Indonesia menuju ajang internasional, ada banyak pihak yang bekerja tanpa sorotan. Salah satunya adalah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berperan besar memastikan logistik Indonesia Cross Country Rally Team dapat berangkat tepat waktu menuju Thailand untuk mengikuti 31st Asia Cross Country Rally (AXCR) 2026 bulan depan.
Awalnya, pengiriman kendaraan tim telah dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok pada 26 Juli Jadwal pemeriksaan logistik oleh Bea Cukai harusnya dilakukan sejak awal.
Namun, akibat keterlambatan jadwal kapal yang terjadi di berbagai negara, keberangkatan terus mengalami perubahan. Awalnya bergeser ke 28 Juli, kemudian mundur lagi menjadi 31 Juli, hingga akhirnya berubah kembali menjadi 2 Agustus.
Apabila mengikuti jadwal terakhir tersebut, kendaraan memang tetap dapat tiba di Thailand. Namun, waktu yang tersedia akan sangat sempit untuk proses customs clearance, pengeluaran kontainer, persiapan teknis kendaraan, hingga scrutineering sebelum perlombaan dimulai pada 9 Agustus.
Dalam kondisi yang penuh ketidakpastian itu, forwarder yang menangani tim Indonesia (Bee Logistic) akhirnya mencari alternatif dengan melakukan pemesanan di shipping line lain. Kesempatan pun datang ketika diperoleh jadwal kapal yang berangkat pada 31 Juli, dengan estimasi tiba di Thailand pada 5 Agustus.
Tantangan baru justru muncul setelah mendapatkan kapal. Sebab, persetujuan pemesanan kapal baru diterima sekitar pukul 12.00 WIB, sementara batas akhir (closing) penerimaan kontainer di pelabuhan adalah 30 Juli pukul 08.00 WIB.
Artinya, seluruh


