Arti Selebrasi 'Cuap-cuap' Granit Xhaka
Swiss menang telak 4-1 atas Bosnia pada laga kedua Grup B Piala Dunia 2026, Jumat 9(19/6). Atas hasil itu, Swiss tempel ketat Kanada di atasnya dengan sama-sama empat poin. Jaga asa rah tiket ke babak 32 besar.
Granit Xhaka cetak gol di laga tersebut, lewat sepakan penalti di injury time. Selepas bikin gol, Xhaka lakukan selebrasi yang tidak biasa.
Wajahnya sedikit menantang dan memberikan gestur tangan melambangkan cuap-cuap alias banyak omong. Jarang-jarang Xhaka melakukan hal tersebut.
Rupanya, Granit Xhaka mengaku mendengar semua kritikan dan cemooh yang datang ke dirinya. Xhaka disebut-sebut sudah habis, sudah berusia 33 tahun, dan dinilai lebih baik memberikan kesempatan kepada pemain muda lainnya.
"Orang-orang bebas ngomong, tapi tugas saya hanya membuktikan di lapangan," tegasnya dilansir dari BILD.
Nyatanya, Xhaka masih memegang rekor sebagai pemain Swiss dengan penampilan terbanyak buat timnasnya dengan 148 kali.
(aff/rin)


