Arsenal Nyaris Kalah, Arteta Soroti Hal Ini
Arsenal selamat dari kekalahan berkat penalti di penghujung laga. Mikel Arteta menyoroti sejumlah hal yang menghambat timnya.
Arsenal tertinggal lebih dulu saat bertandang ke BayArena, Kamis (12/3/2026) dini hari WIB, pada leg pertama 16 besar Liga Champions. Gol Robert Andrich dari korner pada menit ke-46 memberi tuan rumah keunggulan.
Upaya Arsenal menyamakan skor tak kunjung berhasil, hingga penalti mengubah situasi jelang akhir laga. Noni Madueke dilanggar dan Kai Havertz menuntaskan peluang dari titik putih untuk menyelamatkan The Gunners.
Hasil ini krusial buat Arsenal yang menatap leg kedua di rumahnya sendiri. Apalagi jika mengingat penampilan di markas Leverkusen tak bisa dibilang impresif.
Sepanjang laga, hanya dua tembakan on target yang dicatatkan pasukan Mikel Arteta plus satu kans mengenai mistar gawang dari Gabriel Martinelli. Bahkan dengan peluang yang terbatas itu, Meriam London lemah dalam penyelesaiannya.
Problem lainnya adalah kelengahan selepas restart turun minum. Setelah nyaris kebobolan tak lama usai sepak mula, mereka kena juga dari korner yang dihasilkan.
"Pertandingannya punya periode yang sangat berbeda-beda. Kami memulai cukup baik, punya kans besar dari Martinelli yang mengenai mistar gawang," kata Mikel Arteta dikutip BBC.
"Dalam momen-momen itu, kalau kami mencetak gol, laganya berubah sepenuhnya dan kami punya dominasi jelas. Tapi kami tak cukup baik menyelesaikan serangan dan itu membiarkan lawan melakukan serangan-serangan balik dan mereka cukup berbahaya dari sana."
"Kami inginnya memulai babak kedua dengan kuat dan yang terjadi malah sebaliknya, tidak memperhatikan sepak mula, yang mana kami sudah bahas sebelum laga dan mereka punya peluang bersih dari sundulan. Setelah itu mereka


