Arbeloa Jawab Isu Keretakan Hubungan dengan Carvajal
Hubungan Alvaro Arbeloa dengan Daniel Carvajal dikabarkan retak. Hal ini disebut-sebut perkara Arbeloa lebih memilih memainkan Trent Alexander-Arnold.
Carvajal sedang berupaya kembali menjadi pilihan utama di bek kanan setelah pulih dari cedera parah. Namun, upaya itu butuh kerja keras lebih karena Arbeloa selaku pelatih Real Madrid lebih percaya Alexander-Arnold.
Sejak Madrid dilatih oleh Arbeloa mulai Januari 2026, Carvajal baru tampil 12 kali di semua ajang. Durasi penampilan pemain berusia 34 tahun itu juga cuma 440 menit.
Hubungan Arbeloa dan Carvajal lantas dikabarkan memanas. Sempat beredar kalau Arbeloa berusaha menyingkirkan Carvajal karena terlalu menguasai ruang ganti.
"Sangat sederhana, hanya 11 pemain yang bisa bermain. Bukan berarti mereka tidak bisa bermain. Ada banyak pemain yang saya perlakukan tidak adil, tetapi saya tahu seberapa baik mereka berlatih. Hanya itu intinya," kata Arbeloa yang dikutip dari AS.
"Trent menunjukkan level yang bagus, dia pantas bermain, penampilannya tidak perlu diragukan lagi. Setiap pertandingan adalah masalah hidup dan mati bagi saya; ketika saya memasukkan seorang pemain, itu karena saya percaya dia pantas mendapatkannya dan karena saya pikir itu untuk menang," tambahnya.
Carvajal sejatinya juga sedang berjuang untuk mendapatkan tempat di Timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2026. Dengan situasi seperti ini, hal itu tampak sulit dan bisa saja Carvajal pergi di akhir musim dengan kontrak yang sudah habis.
"Saat Anda bertanya, saya akan mengatakan hal yang sama: itu urusan mereka. Saya akan senang dengan apa pun yang membuat mereka bahagia. Apa pun yang baik untuk Carvajal dan Real Madrid, baik juga untuk saya," ujar Arbeloa saat ditanya apakah ingin Carvajal bertahan di Madrid.


