Aprilia On Fire, Jorge Martin Bidik Podium Perdana di Jerez
Selama ini Jorge Martin kesulitan finis tiga besar di MotoGP Spanyol. Seiring performa kompetitif di awal musim, Martin akan berupaya mematahkan laju buruk itu.
Pebalap Aprilia itu didukung start menjanjikan pada tiga seri pertama MotoGP 2026. Usai P4 di balapan utama Thailand, Jorge Martin berturut-turut finis kedua di belakang rekan setimnya Marco Bezzecchi di Brasil dan Austin.
Tantangan lain dihadapi Jorge Martin pada akhir pekan ini di MotoGP Spanyol 2026. Pasalnya, sejak terjun ke kelas premier pada 2021, Martin kerap kecewa di Jerez. Dari tiga start grand prix, rider Spanyol itu finis ke-22 di 2023, P4 di musim berikutnya, dan DNF pada 2024.
"Jerez memang bukan salah satu lintasan terbaikku," ungkap Martinator kepada EFE. "Namun, itu adalah sirkuit di mana selama ini aku kompetitif. Kita akan melihat bagaimana performa Aprilia."
"Kuharap bisa memastikan perasaan yang kupunya dan mudah-mudahan aku bisa bersaing untuk podium," sahut mantan juara dunia MotoGP itu.
Misi finis podium Jorge Martin di MotoGP Spanyol 2026 akan berbagi sorotan dengan Ducati. Di tengah start lambat, pabrikan Italia itu merupakan penguasa Jerez dalam lima musim terakhir. Tidak sedikit yang meyakini bahwa balapan nanti akan jadi sinyal apakah Ducati sedang krisis atau tidak.
"Mereka memang melakoni start yang sedikit sulit, tapi kurasa mereka akan kembali dalam persaingan. Ini akan jadi kejuaraan dunia yang panjang dan penuh persaingan keras," Jorge Martin menyimpulkan.


