Andai Pilih Cabut dari Al Nassr, Ronaldo Bisa Ditebus dengan Harga Segini
Masa depan Cristiano Ronaldo di Al Nassr dispekulasikan di tengah aksi mogok mainnya. Andai memilih cabut, CR7 bisa ditebus dengan harga segini!
Ronaldo dikabarkan masih akan mogok main untuk Al Nassr. Penyerang 41 tahun itu disebut akan absen saat melawan Al Ittihad, Sabtu (7/2) dini hari nanti.
Itu akan jadi aksi mogok main kedua Ronaldo. Sebelumnya pemain asal Portugal tersebut juga absen saat melawan Al Riyadh, awal pekan ini.
Ronaldo absen karena disebut marah dengan pemerintah Arab Saudi, dalam hal ini Public Investment Fund (PIF). Eks Manchester United, Real Madrid, dan Juventus itu kesal karena PIF dianggap pilih kasih dengan klub yang dimilikinya.
PIF atau Pengelola dana kekayaan Arab Saudi memang memiliki empat klub raksasa di Liga Pro. Al Nassr, Al Ittihad, Al Ahli, dan Al Hilal berada di bawah naungannya.
Sebagai pemegang saham mayoritas empat klub raksasa itu, PIF dianggap 'tak adil' oleh Cristiano Ronaldo. Al Nassr, tim yang dibelanya, disebut tak mendapat investasi cukup untuk mendatangkan pemain bintang.
Al Nassr tidak belanja pemain top sama di bursa transfer Januari ini. Sementara Al Hilal, yang sama-sama dimiliki PIF, justru bisa terus belanja bintang, terbaru mendaratkan Karim Benzema.
Hal itu yang bikin Ronaldo, topskor Liga Champions di Eropa, kesal dan memilih mogok main. Kini masa depannya langsung dipertanyakan.
Ronaldo, yang baru meneken kontrak baru sampai 2027, disebut Athletic punya klausul pelepasan 50 juta Euro, atau hampir Rp 1 triliun. Artinya, klub peminat bisa mendatangkannya andai berani menebus klausulnya.
Masa depan Ronaldo di Al Nassr langsung abu-abu, meski baru meneken kontrak. Sumber di Al Nassr juga tak bisa memprediksi situasi sang bintang di klub.
Di Al Nassr, Ronaldo sudah


