Ancelotti: Madrid Kesulitan Bukan karena Mbappe
Carlo Ancelotti mengomentari kiprah mantan timnnya, Real Madrid, yang kesulitan sejak musim lalu. Ancelotti menegaskan, problema itu bukan karena Kylian Mbappe.
Mbappe bergabung dengan Madrid di musim panas 2024, yang dibarengi kepergian pemain-pemain berpengalaman macam Toni Kroos dan Nacho Fernandez. Sampai kini, superstar sepakbola Prancis itu telah mencetak 82 gol dalam 92 penampilan untuk Los Blancos di seluruh kompetisi.
Sayang sekali, ketajaman Mbappe tidak dibarengi dengan sukses Madrid merengkuh titel-titel juara. Madrid justru dikalahkan Barcelona di LaLiga dan Copa del Rey musim lalu. Sedangkan di musim ini, Madrid masih tertinggal empat poin dari rival abadinya itu sampai 28 pekan Liga Spanyol.
Carlo Ancelotti menganalisis kemunduran Real Madrid setelah diperkuat Kylian Mbappe. Meurut pelatih top Italia itu, ketiadaan Toni Kroos dan Nacho berpengaruh lebih besar terhadap performa Madrid, yang tidak dapat ditutupi oleh ketajaman Mbappe.
"Sepakbola berubah dengan beberapa hal dan dengan hal itu koneksinya berubah. Bukan hanya di level situasi, bukan sekadar tentang menukar Kroos dengan Mbappe. Di saat yang bersamaan kan Nacho pergi, Carvajal cedera, dan Modric bermain lebih sedikit," ucap pelatih Timnas Brasil itu kepada Marca.
"Generasi lama yang telah menciptakan atmosfer fantastis di ruang ganti, yang kini sudah tidak ada lagi, dan sebuah generasi baru dari para pesepakbola yang harus datang dengan harus membawa karakter, kepribadian, dan contoh. Hal itu tidak dilakukan segampang menjentikkan jari, melainkan butuh waktu."
"Kedatangan Mbappe itu bertepatan dengan dua kepergian yang penting seperti Kroos dan Nacho, yang menciptakan atmosfer berbeda. Mbappe sudah melakukannya dengan fantastis, mencetak 50 gol


