Amri/Nita Raih Perak Asian Games, Pelatih Sayangkan Hal Ini
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dinilai punya peluang untuk menang atas pasangan China di final Asian Games 2026. Tapi sayangnya, celah itu gagalmereka manfaatkan.
Demikian disampaikan Pelatih Kepala Ganda Campuran Indonesia Nova Widianto, yang menyebut secara target memang sudah tercapai. TapiAmri/Nita masih belum konsisten di pertandingan.
"Kalau dari target memang masuk ya, targetnya kan Amri/Nita dapat medali dan ini bisa perak walaupun tidak unggulan. Hanya di pertandingkan tadi sangat disayangkan, dari konsisten mereka untuk menerapkan pola sepanjang pertandingan yang belum," kata Nova dalam keterangannya melalui federasi, Selasa (29/9/2026).
Nova sendiri telah mewanti-wanti peraih medali perunggu Kejuaraan Dunia 2026 ini. Namun, Amri/Nita malah main terburu-buru dan akhirnya kalah.
"Dari awal sudah oke tapi saat unggul 19-16 di gim pertama mereka ada rasa kesempatan untuk menang malah terburu-buru. Jadi dari servis pun mereka sudah berubah dan tadi mereka akui itu," tuturnya.
"Saya sendiri juga maklum karena proses untuk jadi juara memang begitu. Secara konsistensi mereka masih harus banyak peningkatan."
Menurut Nova, Amri/Nita memiliki potensi baik dari serangan, defense, dan permainan depan. Hanya saja belum konsisten dalam penerapannya di lapangan.
"Terus terang dari persiapan setelah Kejuaraan Dunia kan tidak panjang tapi mereka maksimal dari kesungguhan dan keyakinan mereka, setelah perunggu di Kejuaraan Dunia ada keyakinan untuk bisa mengulang atau melebihi hasil itu," kata eks pelatih Malaysia ini.
"Selain mentalitas yang saya terapkan, lebih ke pola main yang saya yakinkan mereka, karena mereka harus bisa bermain begini sebenarnya. Kalau dari segi permainan, saya rasa mereka sudah bisa diandalkan," ujar


