Alonso Pergi, Madrid Akan Teruskan Diskusi Kontrak Baru Vinicius
Kepergian Xabi Alonso dari Real Madrid membuat negosiasi perpanjangan kontrak Vinicius Junior kembali terbuka. Sebelumnya pelatih 44 tahun itu dipandang sebagai hambatan.
Usai laga El Clasico akhir Oktober lalu, Vinicius bertemu Presiden Florentino Perez dan menyatakan sulit memperpanjang kontraknya yang akan habis pada Juni 2027 jika Alonso masih menjabat sebagai pelatih.
Meski 33 kali tampil di bawah asuhan Alonso, hanya sembilan kali Vinicius mengakhiri laga di lapangan, empat di antaranya bahkan masuk sebagai pengganti. Ini berbeda dengan era Carlo Ancelotti yang amat mengandalkan winger Brasil tersebut.
Namun ESPN melaporkan situasi telah berubah sejak Alonso dilepas awal pekan ini. Alvaro Arbeloa yang menjadi suksesor percaya dengan kapasitas Vinicius. Madrid diyakini akan segera kembali mendiskusikan kontrak baru, yang terakhir dilakukan Mei 2025.
Meski begitu, bukan berarti negosiasi dijamin lancar. Ada gap antara permintaan gaji Vinicius dengan nilai yang disanggupi Madrid.
Dengan penghasilan bersih sekitar 17 juta Euro per musim, Madrid diperkirakan hanya bersedia menaikkan hingga 20 juta Euro. Namun sang pemain meminta bonus tambahan 10 juta Euro.
Kubu Vinicius percaya angka yang diajukan Madrid sudah mendekati batas atas gaji seorang pemain. Namun mereka berargumen masih ada celah yang bisa diutak-atik lewat bonus, seperti yang Madrid lakukan saat meyakinkan Kylian Mbappe untuk bergabung.
Vinicius Junior telah bergabung dengan Madrid sejak musim panas 2018. Ia telah meraih 14 trofi sejauh ini, termasuk tiga gelar LaLiga, satu Copa del Rey, dan dua Liga Champions.


