Players.bio is a large online platform sharing the best live coverage of your favourite sports: Football, Golf, Rugby, Cricket, F1, Boxing, NFL, NBA, plus the latest sports news, transfers & scores. Exclusive interviews, fresh photos and videos, breaking news. Stay tuned to know everything you wish about your favorite stars 24/7. Check our daily updates and make sure you don't miss anything about celebrities' lives.

Contacts

  • players.bio

Agar Nama Salah Tak Disebut-sebut Lagi di Anfield

Memang tidak mudah bagi Liverpool kehilangan pemain seperti Mohamed Salah. Maka sudah tugas Alexander Isak dkk. menjadi pengganti Salah di lini serang.

Salah meninggalkan Liverpool musim panas lalu dengan statistik luar biasa, 257 gol dan lebih dari 100 assist, selama 442 penampilan. Dia juga menyumbangkan dua gelar Premier League dan satu Liga Champions.

Salah jadi kepingan terakhir dari trio lini serang legendaris Liverpool yang pergi, setelah Sadio Mane dan Roberto Firmino, lebih dulu pergi. Menggantikan peran ketiganya, terutama Salah bukanlah pekerjaan mudah.

Tidak cuma gol dan assist, tapi bagaimana ketiganya menciptakan chemistry di lini serang Liverpool begitu luar biasa. Tugas berat itu kini harus dipikul Isak, Bradley Barcola, Hugo Ekitike, Cody Gakpo, Victor Munoz, dan Rio Ngumoha.

Apalagi Isak, Barcola, dan Ekitike didatangkan dengan banderol mahal, sehingga punya beban lebih besar. Oleh karenanya, Virgil van Dijk selaku kapten tim menantang para pemain depan Liverpool untuk bisa bersinar agar tak lagi dibanding-bandingkan dengan Salah dan para pendahulu.

"Saya rasa orang-orang menerima fakta itu (move on dari Salah). Saya rasa tidak ada satu pun yang bisa mengulangi apa yang Mo lakukan selama bertahun-tahun sebagai winger," ujar Van Dijk di ESPN.

"Semoga saja itu segera terjadi, tapi apa yang dia lakukan begitu luar biasa. Sama juga dengan Sadio dan Bobby," sambungnya.

"Semoga akan muncul lagi pemain seperti itu dan kami sedang bekerja keras untuk mewujudkannya, inilah saatnya untuk pemain lainnya bersinar."

"Kita selalu berpikir yang lalu lebih baik, tapi bukan seperti itu seharusnya mental orang-orang di klub seperti Liverpool. Saya rasa tidak ada yang seperti itu."

"Klub akan selalu bergerak ke arah yang

Read more on sport.detik.com
DMCA