Ada yang Salah di Wajahnya Guardiola
Pep Guardiola dinilai akan segera pergi dari Manchester City. Itu karena, ada sesuatu yang salah di wajahnya Guardiola.
Matthias Sammer eks Direktur Olahraga Bayern Munich yang dulu pernah kerja bareng sama Pep Guardiola mengungkapkan hal tersebut. Bagi Sammer, musim ini diyakini akan jadi musim terakhirnya Guardiola di Manchester City.
"Pertama-tama, saya bangga kepadanya. Kami pernah kerja bareng dan itu momen yang berkesan," ujarnya kepada Sky Germany.
"Saya memahami Guardiola dari ekspresinya, gesturnya, matanya, dan cara dia berbicara. Firasat saya, ada sesuatu yang salah di wajahnya saat ini," ungkapnya.
Pep Guardiola gagal bawa Manchester City menangi Premier League di musim lalu, Liverpool jadi kampiunnya. Di musim 2025/26 ini, Arsenal juga masih memimpin klasemen meski City sempat awali dengan start buruk tapi masih bisa menempel dan harus mengikis jurang.
Diyakini, Guardiola sudah mulai kehilangan magisnya. Satu faktornya adalah adaptasi para pemain baru yang dirasa tidak memuaskan. Misalnya saja, belum ada sosok jendral lapangan secemerlang Kevin De Bruyne.
"Dia tahu, kalau dia tak selalu bisa menang. Saya akan menyarankan kepadanya untuk ambil nafas dalam-dalam," tutupnya.
Kontrak Guardiola di City masih berlaku sampai musim panas 2027. Apa Guardiola masih bertahan semusim lagi atau pergi di akhir musim ini?


