7 Pemain Naturalisasi yang Dihukum Tak Boleh Perkuat Timnas Malaysia Lagi?
Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) sudah merilis putusan soal skandal naturalisasi Malaysia. Pemain impor tersebut kini tak boleh lagi membela Harimau Malaya?
CAS merilis putusannya pada Kamis (5/3/2026). Hasilnya, sebanyak 7 pemain asing Malaysia, yakni Hector Hevel, Imanol Machuca, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Joao Figueiredo, Jon Irazabal dan Gabriel Palmero, tetap dikenai skorsing 12 bulan, namun hanya untuk pertandingan resmi.
Putusan itu kini menimbulkan tanda tanya soal masa depan para pemain. Sekjen AFC, Datuk Seri Windsor Paul John, menyiratkan mereka tak bisa lagi membela Malaysia.
"Saat ini, setelah masa 12 bulan, kemungkinan besar ketujuh pemain tersebut tidak akan diizinkan bermain dengan tim Harimau Malaya sesuai dengan keputusan yang telah ditetapkan oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga," kata Windsor kepada Arena Metro.
Windsor mengatakan, AFC selanjutnya akan merujuk pada Komite Disiplin soal sanksi kepada FAM dan pemainnya.
Pengacara olahraga dan komersial, Nik Erman Nik Roseli, juga sempat menjelaskan para pemain yang terlibat masih tidak memenuhi syarat untuk mewakili Malaysia. Artinya, mereka tidak bisa membela Negeri Jiran lagi.
"Para pemain ini hanya dapat mewakili Malaysia jika mereka telah berada di sini selama lima tahun melalui proses naturalisasi penuh," kata Nik Erman.
Skandal naturalisasi ini mencuat tahun lalu. Ada yang melapor ke FIFA bahwa pemain impor Malaysia bermasalah administrasi.
Usai dicek, FIFA menemukan fakta mereka tak punya garis keturunan Malaysia. FIFA langsung menjatuhi denda 350 ribu Swiss Franc dan melarang pemainya beraktivitas di sepakbola selama 12 bulan.
Malaysia sempat banding, namun ditolak FIFA. Kemudian, Asosiasi Sepakbola Malaysia (FAM) membawa kasus ini ke


