13 Atlet Panjat Tebing RI Menuju World Climbing Series
Panjat tebing Indonesia sudah menuntaskan perjalanan di Asian Beach Games Sanya 2026. Desak Made Rita cs kini menuju perhelatan World Climbing Series.
Timnas Panjat Tebing Indonesia sukses menyabet medali emas pada perlombaan panjat tebing disiplin speed relay di Asian Beach Games Sanya 2026 pada Rabu (29/4). Hasil manis ini juga diwarnai catatan rekor.
Desak dan Kadek Adi Asih memecahkan rekor dunia speed relay putri dengan catatan waktu 13,174 detik. Hal itu ditorehkan saat bermain di semifinal melawan wakil tuan rumah Zhou Yafei dan Lijuan Dheng yang mencatatkan waktu 13,178.
Duo Speed Relay Putra berhasil meraih medali perak setelah kalah dari pasangan wakil tuan rumah. Medali dipersembahkan Raharjati Nursamsa dan Antasyafi Robby Al Hilmi.
Kini pasukan panjat tebing Inodnesia menatap kejuaraan World Climbing Series yang digelar di Wujiang pada Jumat-Minggu (8-10/5). 13 atlet timnas panjat tebing Indonesia bertolak ke Tiongkok, Selasa (5/5).
Ketiga belas atlet tersebut akan mengikui dua nomor yang dilombakan di seri pembuka musim kompetisi 2026, yakni nomor speed dan nomor lead. Timnas menurunkan lima atlet putra dan empat atlet putri untuk berlaga di nomor speed. Ada pun di nomor lead, timnas masing-masing menurunkan dua atlet putra dan putri.
Nomor speed akan menjadi nomor yang panas dengan persaingan super ketat setelah atlet Tiongkok Zhao Yicheng memecahkan rekor dunia dengan catatan waktu 4,586 detik. Akan tetapi pelatih speed Indonesia, Galar Pandu Asmoro, mengingatkan atletnya untuk tetap fokus pada lomba karena gelaran world climbing series juga menjadi ajang persiapan Asian Games di Nagoya, Jepang, September mendatang.
"Tentu saja teman-teman atlet panas begitu ada rekor baru. Tapi, itu lebih menjadi target


