Dua Momen yang Sempat Bikin Arteta Ragu Arsenal Bisa Juara
Mikel Arteta mengungkap dua momen yang sempat membuatnya ragu Arsenal bakal juara Liga Inggris. Dua momen tersebut saat sebelum Natal dan usai jeda internasional bulan Maret.
Players.bio is a large online platform sharing the best live coverage of your favourite sports: Football, Golf, Rugby, Cricket, F1, Boxing, NFL, NBA, plus the latest sports news, transfers & scores. Exclusive interviews, fresh photos and videos, breaking news. Stay tuned to know everything you wish about your favorite stars 24/7. Check our daily updates and make sure you don't miss anything about celebrities' lives.

Mikel Arteta mengungkap dua momen yang sempat membuatnya ragu Arsenal bakal juara Liga Inggris. Dua momen tersebut saat sebelum Natal dan usai jeda internasional bulan Maret.
Arsenal akhirnya 'buka puasa' gelar Liga Inggris setelah 22 tahun lamanya. erakhir mereka merasakan manisnya title Liga Inggris pada tahun 2004 dimana rekor invincibles tercipta. Klub yang pada saat itu ditukangi oleh Arsene Wenger berhasil juara tanpa menelan kekalahan.
May 21 : Anxious Arsenal fans around the world were glued to their screens when Manchester City's draw at Bournemouth crowned the North London club as Premier League champions. But Mikel Arteta, who led Arsenal to their first league title in 22 years, was not watching.
Sudah mengunci gelar juara Premier League, Arsenal berikutnya mengincar titel Liga Champions. Arsenal berharap bisa memamerkan dua trofi saat parade juara.
Mikel Arteta berhasil mengalahkan Pep Guardiola dalam persaingan gelar Premier League. Apa kata manajer Arsenal itu usai mengungguli gurunya di dunia kepelatihan?
Arsenal mengunci titel Premier League musim ini usai Manchester City ditahan Bournemouth. Manajer The Gunners Mikel Arteta sudah menghubungi Andoni Iraola selaku manajer The Cherries untuk 'berterima kasih'.
Mikel Arteta memilih untuk menjauh dari pemain Arsenal dalam sesi nonton bersama (nobar) laga Bournemouth vs Manchester City. Dia tak menyesal, malah senang karena para pemain bisa lebih berekspresi.
Mikel Arteta mengaku sempat meragukan kapabilitas dirinya untuk membawa Arsenal kembali juara Liga Inggris. Namun waktu akhirnya membuktikan ia adalah sosok yang tepat.