Dua Momen yang Sempat Bikin Arteta Ragu Arsenal Bisa Juara
Mikel Arteta mengungkap dua momen yang sempat membuatnya ragu Arsenal bakal juara Liga Inggris. Dua momen tersebut saat sebelum Natal dan usai jeda internasional bulan Maret.
Arsenal mampu menjadi juara Liga Inggris musim ini. Kepastian tersebut didapat usai pesaing terdekatnya Manchester City ditahan Bournemouth 1-1 pada pekan ke-37, Rabu (20/5).
Man City yang meraih 78 angka sudah tak mungkin mengejar Arsenal di puncak dengan 82 poin. Hal tersebut karena Liga Inggris tersisa satu pekan lagi.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mampu membawa The Gunners mengakhiri puasa gelar Liga Inggris selama 22 tahun. Sebelum musim ini, Arsenal terakhir kali juara Liga Inggris pada musim 2003/2004.
Keberhasilan meraih gelar juara Liga Inggris musim ini tak hadir dengan mudah untuk Arteta. Man City terus memberikan tekanan ke Meriam London. Selain itu, Arsenal juga beberapa kali dilanda badai cedera.
Arteta bahkan sempat tak yakin Arsenal bisa juara akibat masalah badai cedera tersebut. Hal itu terjadi saat sebelum Natal dan saat jeda internasional di bulan Maret.
"Saya punya dua momen. Pertama sebelum Natal saat kami punya lini depan yang banyak mengalami cedera. Kedua saat jeda internasional di Maret karena seperti yang katakan kepada pemain, mereka mungkin bisa kembali dua atau tiga pekan tapi akan tak bermain lima atau enam pekan," ujar Arteta dalam wawancara dengan Sky Sports.
"Hal itu mempengaruhi performa kami karena harus bermain setiap tiga hari pada momen penting di musim ini. Maka dari itu, kami tidak bisa hanya bergantung pada empat pemain."
Setelah jeda internasional, Arsenal kemudian kalah dari Bournemouth dan Manchester City di Liga Inggris. Arteta harus berusaha keras memotivasi tim yang saat itu sedang terpuruk. Ia mampu


