Yamal Kini Bersyukur Kalah dari Dembele di Ballon d'Or 2025
Lamine Yamal buka suara terkait kekalahannya dari Ousmane Dembele dalam pemilihan Ballon d'Or tahun lalu. Winger Barcelona itu justru bersyukur.
Pada edisi 2025, Yamal finis kedua usai hanya meraih 1059 poin dalam voting, kalah dari Dembele yang menang dengan 1380 poin. Saat itu keduanya sama-sama berprestasi bersama klub masing-masing.
Yamal menjadi pilar penting saat Barcelona memenangi treble domestik di musim 2024-25. Dembele juga meraih tiga gelar yang setara dengan Yamal saat itu, namun plus juara Liga Champions. Diyakini gelar yang terakhir menjadi pembeda.
Melihat ke belakang, Yamal mengaku sempat yakin bahwa ia akan menang. Namun pada akhirnya kekalahan tersebut menjadi berkah buatnya. Ia kini lebih dewasa dalam menghadapi setiap kegagalan.
"Saya dan Ousmane sangat akrab. Saya sudah menghabiskan waktu bersamanya, kami banyak mengobrol," katanya menjawab pertanyaan seorang fan dalam sebuah tayangan Youtube, dikutip Tribuna.
"Sejak upacara itu, saya menjadi lebih dewasa, saya telah mengubah banyak hal dalam hidup saya. Saya sangat senang dia yang menang. Kalau boleh jujur, saya pikir saya akan menang hari itu karena banyak alasan."
"Saya pikir sangat baik bagi saya bahwa Dembele yang menang. Saya rasa itu bukan waktu yang tepat bagi saya untuk menang karena saya masih anak-anak dan mungkin tak akan menghargai apa arti sebenarnya. Kita lihat saja apakah tahun ini akan menjadi tahun saya," jelasnya.
Yamal akan memperkuat Spanyol di Piala Dunia 2026. Jika La Furia Roja keluar sebagai juara, bukan tak mungkin namanya akan muncul sebagai kandidat terkuat peraih Ballon d'Or tahun ini.


