WEC 2026: WRT 32 Cari Formula Terbaik Kualifikasi dan Race
Team WRT 32 tak mau gagal lagi meraih poin di 6 Hours of Fuji kali ini. Sean Gelael dkk. pun mencari formula terbaik untuk kualifikasi dan race.
Team WRT 32 mendapat hasil kontras pada dua sesi latihan 6 Hours of Fuji sepanjang Jumat (25/9). Free Practice 1 (FP1) menjanjikan karena bisa finis P7, tapi FP2 dilewati dengan kondisi belum ditemukannya solusi setelan mobil.
Pada FP1, Augusto Farfus langsung bertugas dan membuat catatan 1 menit 40,617 detik dari usahanya mencari performa maksimal tim sejak awal. Setelah itu Darren Leung dan Sean menjalankan program berbeda, lebih fokus ke long run.
Farfus masih jadi pebalap pertama yang bertugas di FP2, tapi justru waktu terbaik WRT 32 dibuat oleh Leung dengan 1 menit 40,763 detik dan ada di P14. Tentu ini memang program agar Leung bisa maksimal ketika besok ikut babak Qualifying, dengan harapan kembali bisa meloloskan tim ke sesi Hyperpole.
Sejauh ini, dari lima putaran FIA World Endurance Championship (WEC) kecuali 24 Hours of Le Mans yang punya sistem berbeda, Leung selalu berhasil masuk Top 10 di Qualifying sehingga WRT 32 selalu hadir di Hyperpole.
Konsistensi itulah yang sedang dikejar agar kembali bisa dilakukan oleh pebalap Inggris tersebut. Walau, menurut Sean, tim masih belum puas dan ingin memaksimalkan latihan terakhir (FP3) besok untuk mengoptimalkan kemampuan mobil.
"Tim sedang menyiasati tingkat degradasi ban yang agak tinggi, terutama dalam persiapan menatap lomba. Dan mereka juga masih mencari formula agar mobil mampu mendapatkan waktu terbaik dalam satu lap untuk kualifikasi besok," ujar Sean dalam rilis kepada detikSport.
Dua mobil McLaren menguasai FP1 kelas LMGT3, sementara mobil Ford milik tim Proton Competition #77 menjadi yang tercepat di FP2. Di kelas


