Vidal: VAR Diciptakan agar Madrid Ngga Bisa Curang Lagi
Bintang sepakbola Chile, Arturo Vidal, meluncurkan tudingan pada Real Madrid. Vidal mengklaim, Madrid melakukan banyak kecurangan sebelum era VAR.
Vidal, yang kini merumput di Colo-Colo, pernah menghadapi Madrid sebanyak 16 kali di kompetisi domestik maupun Eropa. Cuma empat kemenangan yang diraih Vidal, dengan delapan kekalahan dan empat hasil imbang.
Di antara kekalahan-kekalahan itu, Vidal merasa sakit hati saat Bayern dua kali didepak Los Blancos di perempatfinal Liga Champions 2016/17 dan semifinal musim berikutnya. Vidal merasa Bayern kalah karena kepemimpinan wasit yang berat sebelah alias menguntungkan Madrid.
Sementara itu, VAR mulai digunakan di Liga Champions pada Februari 2019. Arturo Vidal mengklaim teknologi itu diciptakan karena "andil" Madrid.
"Aku merasa dirampok Real Madrid," ceplos mantan gelandang top itu kepada siniar Enfocados, yang dikutip Marca.
"Di dua pertandingan Bayern Munich di Liga Champions, di perempatfinal dan semifinal, ketika mereka menyingkirkan kami," lanjut mantan bintang Juventus, Inter Milan, dan Barcelona ini.
"VAR diciptakan karena Real Madrid. Sebelumnya, ada terlalu banyak kecurangan. Itulah mengapa VAR diciptakan, agar mereka tidak bisa merampok lagi," sembur Arturo Vidal.


