Usai Inggris Memble Lawan Ghana, Cole Palmer Bicara soal Pencoretannya
Cole Palmer akhirnya angkat suara usai tak dibawa ke Piala Dunia 2026. Komentarnya muncul usai Inggris sempat tampil memble di ajang tersebut.
Palmer menjadi bintang yang tak dibawa Inggris ke Piala Dunia 2026. Manajer Thomas Tuchel mencoretnya, sama seperti Phil Foden, Trent Alexander-Arnold, dan Harry Maguire.
Palmer, yang sempat lama bungkam usai tak dibawa ke Piala Dunia 2026, akhirnya angkat suara. Ia mengaku tak sedih sama sekali, seraya mengakui musimnya memang tak terlalu bagus.
"Musim ini bukan yang tak terbaik, tapi ya begitulah," kata pemain berusia 24 tahun itu, kepada I-D.
"Saya tak meratapi soal keputusan yang tak bisa anda ubah, dan saya harap rekan-rekan bisa terus melaju," kata Cole Palmer.
Musim lalu, Palmer memang sempat diganggu cedera sehingga tampil menurun di Chelsea. Ia cuma bermain 34 kali, bikin 11 gol dan 3 assist di semua ajang.
Komentar Palmer itu dirilis I-D usai Inggris sempat kepayahan di Piala Dunia 2026. The Three Lions sempat ditahan Ghana 0-0 di laga keduanya di fase grup.
Hasil itu membuat pencoretan Palmer memang kembali dibahas. Beberapa menilai Inggris kehilangan kreativitas, hal yang jadi andalan Palmer sebagai gelandang serang.
Soal pencoretannya, Palmer mengaku perasaannya biasa saja. Rekan-rekannya, yang kebanyakan bukan pesepakbola, dinilai membantunya.
"Saya tidak terlalu sedih. Saya hanya berbicara dengan teman-teman saya di luar dunia sepakbola. Mereka orang-orang biasa, jadi itu membantu saya tetap normal, merasa tetap membumi," akunya.
Kini, Palmer tengah asyik berlibur musim panas. Ia menyiratkan menonton Inggris di Piala Dunia 2026 bukan prioritasnya saat ini.
"Jika tak ada kegiatan, ya saya akan menontonnya Saya ingin santai musim panas ini. Beristirahat untuk pertama


