Uruguay Pulang 'Ngecer' usai Tersingkir Cepat di Piala Dunia 2026
Istilah sudah jatuh tertimpa tangga rasanya tepat disematkan kepada Timnas Uruguay di Piala Dunia 2026. Usai tersingkir cepat di fase grup, mereka kini harus pulang dengan pesawat komersil biasa.
Diberitakan harian El Pais dan stasiun televisi Tenfield, Federasi Sepakbola Uruguay (AUF) telah membatalkan pesawat sewaan yang sedianya akan mengantarkan skuad asuhan Marcelo Bielsa pulang dari Meksiko ke Montevideo.
Gantinya, Rodrigo Bentancur dkk akan pulang dengan penerbangan komersial yang terbagi dalam beberapa kloter, bukan bersama-sama seperti biasa. Uruguay merupakan satu-satunya wakil Amerika Selatan yang gagal lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Tergabung dengan Spanyol, Tanjung Verde, dan Arab Saudi di Grup H, Uruguay sejatinya dijagokan lolos minimal sebagai runner-up. Namun mereka malah finis di urutan ketiga tanpa meraih satu pun kemenangan.
Setelah di luar dugaan ditahan Arab Saudi 1-1 dan Tanjung Verde 2-2, Uruguay kemudian kalah 0-1 dari Spanyol dalam laga pamungkas. Dengan dua poin, La Celeste gagal lolos ke fase gugur usai tak masuk delapan besar peringkat tiga terbaik.
Ini merupakan kali kedua secara beruntun Uruguay terdepak di fase grup usai mengalami nasib serupa pada edisi 2022. Saat itu, mereka juga finis ketiga, di bawah Portugal dan Korea Selatan yang melangkah ke 16 besar.
Bielsa mengaku bertanggung jawab atas kegagalan ini. "Saya tidak meninggalkan apa pun untuk sepak bola Uruguay karena dukungan apa pun yang dapat diberikan oleh seorang manajer sepak bola negara di negara tempat dia bekerja selama tiga tahun tidak akan berarti apa-apa jika Anda tidak mendapatkan hasil," ujarnya, dikutip USA Today.


