UEFA Siap Hukum Man City, Tunggu Putusan Premier League
UEFA turut siap menghukum Manchester City terkait kasus pelanggaran finansial. UEFA tunggu putusan Premier League dulu.
Manchester City sudah dinyatakan bersalah oleh komisi independen soal pelanggaran finansial, pada Jumat (25/9). City didakwa 114 kasus pelanggaran dari total 115 kasus yang dituduhkan
Itu berupa persoalan laporan keuangan, pembayaran kepada pemain dan manajer, aturan profitabilitas dan keberlanjutan, regulasi UEFA, serta kewajiban klub untuk bekerja sama dalam proses investigasi.
Dilansir dari Sky Sports, UEFA sudah mulai ancang-ancang beri hukuman ke Manchester City. Namun, UEFA akan tunggu putusan pihak Premier League dan komisi independen.
Sejauh ini, City sudah ajukan banding. Pihak komisi independen yang akan beri hukuman, serta pihak Premier League juga bisa ajukan banding andai hukumannya dirasa terlalu ringan.
UEFA terus memantau situasi. Pada tahun 2020, UEFA pernah beri hukuman ke Manchester City!
Ketika itu, City bersalah melanggar aturan finansial dan kena denda 30 juta Euro plus larangan tampil di kompetisi antarklub Eropa selama dua tahun. City kemudian mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), hukuman larangan tampil dibatalkan dan nilai denda dikurangi menjadi 10 juta Euro.


