Tur Eropa Rampung, PBSI Tatap Kejuaraan Asia Bulan Depan
Setelah nirgelar di Eropa, bulutangkis Indonesia kini menatap Kejuaraan Asia 2026 yang berlangsung bulan depan.
Ajang yang hanya diikuti negara-negara Asia ini akan berlangsung di Ningbo, China, mulai 7-12 April mendatang.
Mengutip laman Badminton Asia, Kejuaraan kontinental perorangan ini mempertandingkan babak kualifikasi untuk mengisi empat kuota di babak utama.
Sementara pebulutangkis yang memiliki peringkat lebih tinggi otomatis masuk babak 32 besar dengan total sementara 28 wakil.
Indonesia sebagai salah satu peserta negara juga meloloskan atlet-atletnya untuk mengikuti kejuaraan tersebut. Mulai dari Jonatan Christie hingga ganda debutan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Indonesia sempat menjadi negara yang tak pernah absen merebut gelar di Kejuaraan Asia sejak 2022. Namun, status itu terhenti pada edisi lalu setelah tak satupun atletnya menembus final.
Pencapaian terbaiknya yakni meloloskan dua wakilnya ke final dari ganda putra Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana dan ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu.
Nihilnya gelar yang diperoleh pada edisi lalu, menjadi kesempatan atlet-atlet Indonesia membayar kekalahan sebelumnya.
Termasuk menebus kegagalan dari rangkaian empat turnamen di Eropa dalam empat pekan terakhir. Yaitu German Open, All England, Swiss Open, hingga Orleans Masters yang berakhir pada Minggu (22/3/2026).
Debagai informasi, tim Merah Putih baru mempersembahkan lima gelar dalam dua tur BWF yang sudah berjalan sejak Januari hingga Maret ini.
Yakni Indonesia Masters melalui Alwi Farhan, dan Thailand Masters di empat sektor; tunggal putra Moh. Zaki Ubaidillah, ganda putra Leo/Bagas, ganda putri Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, dan ganda campuran Adnan Maulana/Indah Cahya Sari


