Timnas Basket U18 Incar 2 Besar Grup demi Tiket FIBA Asia Cup 2026
Indonesia tergabung di Grup B bersama Laos dan Malaysia. Pasukan Merah Putih akan memulai perjuangan dengan menghadapi Laos pada 11 Juni, sebelum melawan Malaysia sehari berselang.
Target Indonesia jelas, yakni finis di dua besar grup untuk membuka jalan menuju semifinal sekaligus menjaga peluang merebut tiket ke FIBA U18 Asia Cup 2026.
"Kami telah siap bersaing di Thailand," kata pelatih Timnas Basket U18 Putra, Ismael, dalam keterangan tertulisnya.
Indonesia membawa 12 pemain ke Krabi. Sejumlah nama sudah memiliki pengalaman membela Merah Putih di level Asia, seperti Steven Sebastian, Muhammad Fakhrizal Firdaus, dan Miracle Christiano yang tampil pada FIBA U16 Asia Cup 2025 di Mongolia.
"12 pemain ini sesuai dengan karakter permainan yang kami butuhkan. Karakternya yang kita pilih setelah evaluasi dari beberapa kali scrimmage," ujar Ismael.
Sebelum berangkat ke Thailand, Timnas U18 menjalani empat laga uji coba.
Indonesia mengawali persiapan dengan kemenangan 80-67 atas Tim Pelatda DKI Jakarta pada 22 Mei. Setelah itu, mereka menundukkan Tim Basket Universitas Cenderawasih dengan skor 93-60 pada 30 Mei.
Pada dua uji coba terakhir, Indonesia kalah tipis 62-64 dari Dewa United Academy dan 77-78 dari Perbanas. Tapi Ismael tetap optimistis timnya mampu bersaing di Krabi.
"Di Thailand nanti, kami sudah melihat dari berbagai sumber yang kami miliki terkait kekuatan tim seperti Malaysia, Thailand, dan Filipina. Kami yakin bisa lolos ke FIBA U18 Asia Cup," katanya.
Kualifikasi FIBA U18 Asia Cup 2026 zona Asia Tenggara diikuti tujuh negara yang dibagi ke dalam dua grup. Grup A dihuni Filipina, Thailand, Singapura, dan Vietnam. Sementara Grup B ditempati Indonesia, Malaysia, dan Laos.
Dari ajang ini, hanya tersedia dua tiket


