Tim Soft Tennis Indonesia Makin Pede Tatap Asian Games 2026
Tim soft tennis Indonesia baru saja menuntaskan kiprahnya di Korea Selatan bulan lalu. Ini jadi modal persiapan menuju Asian Games 2026.
Sebanyak 11 anggota tim yang terdiri atas atlet, pelatih, dan ofisial bertanding di Korea Selatan sedari pertengahan hingga akhir Juni. Dua turnamen diikuti, yakni di Incheon pada 15 hingga 22 Juni dan di Sunchang pada 23 sampai 29 Juni.
Keikutsertaan di dua turnamen itu sebagai try out bagi para atlet soft tennis untuk persiapan Asian Games 2026. Skuad yang dipersiapkan menuju Nagoya sebagian besar diisi wajah-wajah baru sehingga proses pencarian kombinasi pasangan masih terus dilakukan. Dua turnamen di Korea akan menjadi ajang evaluasi untuk menentukan pasangan yang paling ideal menghadapi persaingan level Asia.
Ada lima atlet putra dan dua atlet putri yang turun di Korsel bulan lalu. Ini jadi ujian sebenarnya untuk tim soft tennis Indonesia karena lawan yang dihadapi sebagian besar akan tampil di Asian Games.
Indonesia membawa pulang dua medali perunggu dari nomor ganda putri dan ganda campuran di turnamen Internasional Korea Cup 2026. Selain itu juga gelar tambahan consolation.
Keberhasilan membawa pulang medali ini disambut gembira Ketua Umum PP Pesti Awal Chairuddin. Menurut Awal, ini menunjukkan bahwa persiapan yang dilakukan PP Pesti sejak tahun lalu membuahkan hasil.
Awal kini meminta para pemain dan staf pelatih untuk tetap bekerja keras agar meraih hasil maksimal di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
"Saya senang sekali dengan pencapaian para pemain di Korea Selatan. Ini membuktikan kerja tim pelatih dan para pemain sudah bagus. Mereka hanya perlu meningkatkan lagi di sisa waktu kurang dari tiga bulan sebelum Asian Games 2026," ujar Awal dalam keterangan kepada detikSport.
"Saya


