Tentang Blue Blood Stable, Salah Satu Penghasil Kuda Pacuan Terbaik RI
Kuda berkualitas jadi syarat penting untuk bisa menguasai olahraga berkuda pacuan. Salah satu penghasil kuda terbaik adalah Blue Blood Stable.
Demam olahraga berkuda pacuan Indonesia semakin menggeliat tahun ini. Ini dibuktikan dengan maraknya kejuaraan-kejuaraan berkuda pacuan tanah air, yang menarik atensi dari para pceinta olahraga berkuda pacuan lintas generasi.
Fenomena tersebut tak hanya menimbulkan efek perputaran roda ekonomi yang meningkat pesat, namun juga mampu menarik minat pelaku olahraga berkuda pacuan untuk berpartisipasi dalam kejuaraan-kejuaraan olahraga berkuda pacuan hingga melahirkan kuda-kuda, joki, dan juga stable-stable baru.
Salah satu stable yang lahir pada musim kompetisi tahun 2026 adalah Blue Blood Stable yang bermarkas di Lapangan Pacuan Kuda Tegalwaton, Salatiga, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Stable milik Putri Cindra Madinah yang mewakili Provinsi DKI Jakarta tersebut hadir dengan visi dan misi untuk berperan serta dalam mengembangkan dan memajukan olahraga berkuda pacuan di Indonesia.
"Blue Blood Stable Divisi Pacuan resmi berdiri pada Januari 2026 dan telah berpartisipasi dalam kejuaraan berkuda tingkat lokal dan nasional seperti Jateng Derby 2026, Triple Crown Seri I dan Pertiwi Cup, serta Piala Bupati Kebumen," ujar Hilman Najaria selaku Stable Manager Blue Blood Stable dalam rilis kepada detikSport.
Hilman juga menegaskan bahwa selain Divisi Pacuan, Blue Blood Stable juga memiliki Divisi Equestrian yang berpusat di Jakarta dan Divisi Horseback Archery (HBA) yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat.
"Saat ini kami memiliki 15 kuda yang kami persiapkan untuk turun bertanding di beberapa kelas baik di kejuaraan-kejuaraan lokal maupun tingkat nasional," sambung Hilman.
Terkait pencapaian


