Tekad Lorenzo Kembalikan Mental 'Pembunuh' Vinales di MotoGP
Jorge Lorenzo merasa prihatin dengan Maverick Vinales di MotoGP. Mental pembunuh 'Top Gun' di lintasan akan coba dikembalikan sang legenda.
Lorenzo akan menjadi pelatih Vinales di MotoGP musim ini. Ia direkrut jadi pelatih performa sang rider di tim Red Bull Tech3 KTM.
Vinales, yang memulai debutnya di MotoGP pada 2015, memasuki tahun ke-12 di kelas tertinggi musim ini. Ironinya, mantan rider Yamaha dan Aprilia itu cuma mencetak 10 kemenangan race dalam sedekade lebih.
Di Tech3 musim lalu, Vinales bahkan gagal naik podium sama sekali. Catatan terbaiknya cuma finis kelima di seri Belanda.
Jorge Lorenzo kemudian menyoroti mentalitas Maverick Vinales , yang pernah menggantikan posisinya di Yamaha pada 2017. Rider berusia 31 tahun itu ingin dibantu dikembalikan 'mental pembunuhnya'.
"Sekarang motivasinya sangat tinggi. Saya tidak tahu apakah lebih tinggi dari sebelumnya, karena saya tidak bersama dia selama bertahun-tahun," kata Lorenzo, mengutip Crash
"Saya mendengar tentang Maverick sejak dia berusia delapan tahun dan saat saya berusia 15 tahun, dan dia selalu menjadi pembalap yang luar biasa, begitu berbakat."
"Semua orang bilang bahwa saat dia masih kecil, dia adalah seorang pembunuh dan dia benci kalah. Dan entah bagaimana, saya rasa dalam lima atau enam tahun terakhir, dia kehilangan motivasi atau hasrat untuk menang."
"Dan sekarang, setelah memiliki beberapa anak perempuan dan menghabiskan beberapa tahun bersama mereka dan istrinya, dia menyadari bahwa mungkin dua atau tiga tahun ke depan akan menjadi kesempatan terakhirnya."
"Jadi, dia ingin memberikan lebih dari 100% agar bisa damai dengan dirinya sendiri dan melihat apa yang terjadi," kata Jorge Lorenzo, yang pernah tiga kali juara dunia di Yamaha.


