Szoboszlai: Apa Pemain Liverpool Harus Diving Dulu Biar Dapat Penalti?
Gelandang Liverpool Dominik Szoboszlai membahas kontroversi penalti di laga melawan Arsenal. Ia menilai pemain Liverpool lain kali mungkin harus menjatuhkan diri agar mendapat penalti.
Liverpool tumbang saat menjamu Arsenal di Anfield dalam lanjutan Premier League akhir pekan lalu. The Reds kalah 0-1 dari tim tamu yang mencetak gol lewat Kai Havertz.
Pertandingan ini diwarnai kontroversi saat baju Alexander Isak ditarik oleh Jurrien Timber di kotak penalti Arsenal pada babak pertama. Isak kala itu sedang berusaha untuk menyundul bola umpan silang Bradley Barcola.
Isak memang tidak terjatuh dalam kejadian tersebut dan membalikkan badan serta mengatakan sesuatu kepada Timber. Wasit Andy Madley memutuskan tidak ada pelanggaran dalam insiden tersebut dan tidak ada penalti untuk Liverpool.
Akibat kejadian tersebut, Szoboslai menilai pemain Liverpool mungkin harus menjatuhkan diri agar mendapat penalti, kendati itu bukan gaya main timnya.
"Saya tidak tahu apa yang mereka harapkan dari kami - jatuh atau bagaimana. Saya kira kami bukan tim atau pemain yang melakukan itu, tapi mulai sekarang kami mungkin perlu melakukannya," ujar Szoboszlai seperti dikutip BBC.
"Kalau Alex jatuh itu jelas penalti. Timber tidak terlalu peduli dengan bola dan mungkin jika dia tidak menarik kaus Alex, Alex bisa menyundul bola ke gawang."
Lantas, haruskah Liverpool bermain dengan lebih 'cerdik'?
"Itu bukan gaya main kami. Saya kira, di momen ini, Anda tidak boleh berpikir, 'oh, tunggu saja ada yang menyentuh saya dan saya akan jatuh'," ucap Szoboszlai.
"Dia fokus ke bola dan dia ingin menyundul bola ke gawang. Tapi kalau Anda mengganggu dengan tangan di belakangnya maka dia mungkin tidak bisa melakukannya. Saya kira Anda tidak bisa melihatnya dengan


