SUGBK Ditutup, Persija Harus Cari Stadion Alternatif
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) akan ditutup untuk persiapan FIFA ASEAN Cup 2026. Imbasnya, Persija Jakarta harus mencari stadion alternatif.
Laga Persija Vs Persib Bandung pada, Sabtu (12/9/2026), menjadi yang terakhir digelar di SUGBK jelang FIFA ASEAN Cup. Stadion kebanggaan Indonesia kini mulai bersiap menyambut turnamen regional besutan FIFA.
FIFA ASEAN Cup akan digelar pada 24 September hingga 5 Oktober 2026. Indonesia selaku tuan rumah pun mulai siap-siap memoles venue dan berbagai fasilitas lapangan latihan penunjangnya.
"Nanti setelah pertandingan Persija-Persib sudah.. tidak boleh dipakai lagi untuk 10 hari kalau tidak salah, supaya rumputnya bisa recover. Dan kondisi GBK bagus," kata Ketum PSSI Erick Thohir kepada wartawan, Senin (14/9).
"Kami prihatin dengan kondisi tiga lapangan latihan A dan B (GBK) itu satu kondisinya 60-70 persen, satunya lagi kondisi 50 persen, tapi dengan tidak dipakai lagi 10 hari ke depan mestinya bisa recover. Madya juga kondisinya waktu itu 60 lebih persen, mudah-mudahan 10 hari bisa recover," ujarnya menjelaskan kondisi lapangan latihan penunjang untuk FIFA ASEAN Cup.
Adapun situasi ini membuat Persija Jakarta harus mencari stadion lain untuk memainkan laga kandang. Sebelum jeda internasional, Persija masih punya jadwal laga home melawan Java United pada pekan ke-3 Super League 2026/27, Sabtu (19/9).
Di sisi lain, Jakarta International Stadium (JIS) sudah di-booking penyelenggara acara konser. Dengan begitu dipastikan Persija harus terusir dari Jakarta untuk menjamu Java United.


