Spurs Diminta Pecat Thomas Frank, Lalu Datangkan Alonso
Tottenham Hotspur diminta segera memecat Thomas Frank. The Lilywhites disarankan segera mendatangkan Xabi Alonso menjadi manajer baru.
Spurs mendatangkan Frank pada awal musim ini. Penampilan Frank selama di Brentford menjadi alasan perekrutan manajer asal Denmark itu oleh Spurs.
Sebanyak 32 pertandingan sudah dijalani Frank bersama Spurs. Hasilnya, tim London utara itu lebih banyak kalahnya bersama Frank.
Frank membawa Spurs menang 11 kali. Dalam 21 laga lainnya, Spurs mencatatkan sembilan hasil imbang dan 12 kali menelan kekalahan.
Pada pertandingan terakhir pada akhir pekan lalu, Spurs kalah 1-2 dari West Ham United. Hasil itu yang membuat eks pemain Spurs, Jamie O'Hara, murka.
"Saya cukup, saya sudah selesai sebagai pendukung Tottenham. Saya cukup. Saya cukup dengan Frank. Saya selesai dengan tim ini," kata O'Hara di Talksport.
"Ini tim Tottenham terburuk yang pernah saya lihat di Premier League. Dia tak bisa mengeluarkan kemampuan terbaik mereka. Ini waktunya dia pergi."
"Anda tak bisa kalah dari tim West Ham ini. Mereka adalah salah satu yang paling jelek yang kita lihat di Premier League...dan kami kalah 1-2 dari mereka," kata dia menambahkan.
Di Madrid, Xabi Alonso baru saja kehilangan posisinya sebagai juru taktik Real Madrid. Dia tak bisa menguasai ruang ganti hingga harus pisah jalan dengan Los Blancos. O'Hara menyebut namanya sebagai manajer impian untuk menukangi Spurs.
"Di angan-angan, saya akan mengatakan Xabi Alonso," kata O'Hara.
"Tapi, saya rasa, kami tak akan mendapatkannya...saya tak bilang bahwa kami akan mendapatkannya, tapi saya tak yakin apa yang menjadi jawabannya," kata dia menambahkan.
Spurs kini ada di posisi ke-14 klasemen Liga Inggris. Mereka baru mengumpulkan sebanyak 27 poin, hana berjarak


