Spalletti Merasa Juventus Kurang Dihargai saat Menang
Pelatih Juventus Luciano Spalletti menilai kemenangan timnya sering diremehkan hanya karena lawan yang di atas kertas tak lebih baik. Padahal setiap tiga poin didapat Bianconeri dari kerja keras.
Hal itu diungkap sang allenatore usai Juventus membungkam AZ Alkmaar 2-1 di Stadion AFAS dalam lanjutan fase grup Liga Europa, Jumat (6/11) dini hari WIB. Dua gol dari Teun Koopmeiners dan Randal Kolo Muani hanya bisa dibalas sekali oleh tuan rumah melalui Mexx Meerdink di pengujung laga.
Itu menjadi kemenangan ketiga Si Nyonya Tua dalam empat laga, membawa mereka naik ke peringkat lima dengan 10 poin. Meski berada di zona delapan besar yang memberikan jatah langsung ke 16 besar, namun Spalletti merasa hasil-hasil yang didapat timnya tak diapresiasi sebagaimana mestinya.
"Saya sangat puas karena kami bermain baik menghadapi tim yang sangat kuat. Saya ingat kalian semua menertawakan saya saat kami menang 5-0 atas NEC; kalian bersikap seolah mereka adalah tim lemah, padahal kini NEC telah mengumpulkan tujuh poin di Liga Europa," ujar Spalletti kepada Sky Sport Italia.
"Jadi, mungkin orang-orang perlu mengevaluasi kembali cara mereka memandang kami—perlu ada kerendahan hati dan apresiasi terhadap sebuah tim, alih-alih terus-menerus memberikan tekanan."
"Setiap kali kami memenangi laga, orang-orang justru menganggap itu karena lawan yang lemah atau mencari-cari alasan lain. Malam ini, kami memainkan laga yang tangguh melawan tim hebat, dan seperti yang kita lihat, begitu intensitas kami menurun, mereka langsung memanfaatkannya."
"Kita telah melihat di Liga Champions maupun Liga Europa, tim-tim seperti ini mungkin memiliki pola permainan yang mudah ditebak, namun justru menjadi kekuatan saat mereka mampu melakukannya berulang kali.


