Soal Jorge Jesus vs Ronaldo, Fernandes Minta Publik Hormati Kedua Pihak
Bruno Fernandes menilai tak ada perpecahan dalam Timnas Portugal di tengah kegemparan terkait cabutnya Cristiano Ronaldo dari skuad karena tak diturunkan menjadi starter. Namun ia juga meminta publik tidak berpihak ekstrem pada satu pihak.
Ronaldo meninggalkan kamp Portugal usai diberitahu tak akan menjadi starter dalam laga melawan Denmark pada ajang UEFA Nations League, Kamis (1/10) lalu, yang dimenangkan timnya 4-2. Saat menang 2-1 atas Norwegia tiga hari sebelumnya, ia pun hanya duduk di bench.
Situasi tersebut membuat masa depan Ronaldo di timnas jadi makin meragukan. Catatan 146 gol dan 234 penampilan bersama Portugal bisa jadi takkan bertambah lagi.
Jelang duel melawan Norwegia, yang menjadi laga terakhir Portugal di jeda internasional panjang kali ini, Fernandes angkat suara terkait Ronaldo. Ia menilai apa yang terjadi tidak menimbulkan perpecahan di dalam timnas.
"Terkait Cristiano, saya sudah berbicara dengannya," ujar Fernandes pada Sabtu (3/10) waktu lokal, dikutip BBC.
"Apa yang saya sampaikan kepadanya—dan apa yang saya tegaskan kembali di sini—adalah bahwa apa pun yang terjadi, Cristiano Ronaldo akan selalu menjadi simbol terbesar tim nasional, sepak bola, dan negara kami, berkat kiprahnya tidak hanya di Portugal tetapi juga di seluruh dunia."
"Dia memiliki tempat istimewa, tak hanya di jajaran pemain terbaik sepanjang masa, tetapi juga di hati seluruh rakyat Portugal; dan yang terpenting, kami harus berhenti menciptakan perpecahan."
"Tidak ada perpecahan di dalam tim nasional. Tim ini adalah satu kesatuan dan akan tetap demikian, terlepas dari segala keriuhan yang mungkin muncul dari luar."
"Kami tidak terlibat dalam kontroversi ini, namun saya meminta agar negara ini tidak terpecah belah, tidak memihak


