Players.bio is a large online platform sharing the best live coverage of your favourite sports: Football, Golf, Rugby, Cricket, F1, Boxing, NFL, NBA, plus the latest sports news, transfers & scores. Exclusive interviews, fresh photos and videos, breaking news. Stay tuned to know everything you wish about your favorite stars 24/7. Check our daily updates and make sure you don't miss anything about celebrities' lives.

Contacts

  • players.bio

Scholes Minta Tuchel Cadangkan Rice

Paul Scholes menyarankan Thomas Tuchel untuk cadangkan Declan Rice saat melawan RD Kongo. Ia menilai Inggris hanya perlu main dengan satu gelandang bertahan di laga tersebut.

Inggris mampu melaju ke 32 besar Piala Dunia 2026 dengan status juara grup. Tim Tiga Singa memuncaki Grup L dengan tujuh poin.

Inggris mengalahkan Kroasia di laga pertama dengan 4-2, lalu ditahan oleh Ghana 0-0, dan mengamankan juara grup berkat kemenangan atas Panama 2-0. Three Lions akan menghadapi RD Kongo di 32 besar.

Meski lolos ke fase gugur sebagai juara grup, performa Inggris tak sepenuhnya memuaskan. Mereka kurang tajam terutama saat melawan Ghana dan Panama.

Inggris gagal membongkar lini pertahanan Ghana meski tampil dominan. Sementara saat melawan Panama, mereka baru bisa bikin gol di pertengahan babak kedua.

Legenda Inggris, Paul Scholes, menyarankan pelatih Inggris, Thomas Tuchel, untuk tak memainkan dua gelandang bertahan demi menambah daya serang. Tuchel di babak grup selalu memainkan doubel pivot yang diisi oleh Declan Rice dan Elliot Anderson.

Scholes meminta Tuchel untuk mengorbankan Rice. Anderson bakal lebih efektif jika menjaga kedalaman sendirian. Ia bakal lebih berani untuk melepas umpan ke depan.

"Inggris tidak perlu memainkan dua gelandang bertahan di pertandingan berikutnya. Tanpa bermaksud meremehkan Kongo, tetapi dalam pertandingan seperti itu, Anda memainkan sebanyak mungkin penyerang. Saya pikir itu harus menjadi duel langsung antara Declan Rice dan Elliot Anderson, dan saya pikir saya akan memilih Anderson," ujar Scholes dalam The God, The Bad, and The Football.

Read more on sport.detik.com
DMCA