Rosenior Takkan Dipecat Sekalipun Chelsea Gagal ke UCL
Chelsea terancam tidak lolos ke Liga Champions musim depan. Kalaupun itu sampai terjadi, The Blues tidak akan memecat Liam Rosenior.
Chelsea dalam tren negatif karena selalu kalah di empat pertandingan terakhir, termasuk disingkirkan Paris Saint-Germain di Babak 16 Besar Liga Champions.
Dua kekalahan lain diderita di Premier League sehingga Chelsea kini tertahan di posisi keenam klasemen dengan 48 poin, selisin satu poin dari Liverpool di posisi kelima dan enam poin dari Aston Villa di posisi keempat.
Mengingat Inggris akan mengirimkan lima wakil ke Liga Champions musim depan, maka Chelsea sejatinya masih berpotensi finis lima besar asalkan bisa konsisten di tujuh pekan tersisa.
Namun, performa buruk belakangan bikin suasana ruang ganti menjadi tidak kondusif. Para pemain mulai meragukan kapabilitas Rosenior sebagai manajer.
Mengingat kebiasaan Todd Boehly dan Behdad Eghbali yang doyan gonta-ganti manajer, maka ada potensi Rosenior didepak jika Chelsea gagal finis empat besar.
Meski demikian, hal itu kemungkinan besar tidak akan terjadi. Menurut Telegraph, manajemen Chelsea baru akan menganalisa kinerja Rosenior paling cepat musim panas 2027.
Pasalnya, Rosenior memang dikontrak sampai 1,5 tahun ke depan saat diangkat Januari lalu. Klub ingin Rosenior bisa bekerja dengan tenang dan membangun tim yang sesuai keinginannya.
Klub bahkan siap mendukung Rosenior dengan transfer pemain baru di posisi kiper, bek tengah, gelandang, dan penyerang. Chelsea sepertinya tidak ingin lagi gonta-ganti manajer yang bisa mengganggu perkembangan tim, terutama mental para pemain.


