Rodri, Anak Madrid yang Wujudkan Mimpi Bermain di Barcelona
Rodri telah memilih bergabung dengan Barcelona. Bocah Madrid itu memilih untuk melanjutkan karier di tanah Catalunya ketimbang pulang kampung.
Detikers tak salah baca. Rodri memang bocah asli ibu kota. Oleh sebab itu ketika Real Madrid dikabarkan mendekatinya pada musim panas ini, ia diprediksi akan menerimanya. Kapan lagi bisa 'pulang kampung' dengan membela salah satu klub terbaik di dunia.
Apalagi Rodri juga mengidolakan Zinedine Zidane, legenda Madrid yang tak hanya sukses sebagai pemain di Bernabeu, namun juga sebagai pelatih. Meski begitu, jangan lupa ada satu nama lagi yang juga menjadi panutan Rodri, yakni Sergio Busquets.
Eks Barcelona itu memiliki peran yang mirip dengan Rodri sebagai gelandang bertahan. Bahkan Rodri menjadi suksesor Busquets di Timnas Spanyol setelah seniornya itu pensiun dari kancah internasional.
Begitu tawaran Barcelona datang, ia pun memilih pindah ke Catalan ketimbang pulang ke Madrid dan menyelesaikan periode tujuh tahun yang indah di Manchester City. Baginya, pindah ke Camp Nou terasa mimpi.
Meski proposal Barca sempat ditolak dua kali, namun tawaran ketiga senilai 65,4 juta pound akhirnya membuat City luluh. "Tentu saja, bermain untuk Barcelona adalah mimpi," ujar Rodri setibanya di Barcelona pada Senin (17/8/2026), dikutip ESPN.
"Saya tak sabar bertemu rekan setim saya, banyak dari mereka yang saya sudah kenal di timnas. Sekarang waktunya bekerja dan memberikan yang terbaik," ujar Rodri, yang juga pernah memperkuat Villarreal dan Atletico Madrid.
Pada usia 30 tahun, Rodri sebetulnya telah menamatkan sepak bola. Bersama City, seluruh gelar bergengsi di level klub telah ia menangi, termasuk Premier League, Piala FA, dan Liga Champions.
Di Timnas Spanyol, gelarnya pun komplet usai


