Players.bio is a large online platform sharing the best live coverage of your favourite sports: Football, Golf, Rugby, Cricket, F1, Boxing, NFL, NBA, plus the latest sports news, transfers & scores. Exclusive interviews, fresh photos and videos, breaking news. Stay tuned to know everything you wish about your favorite stars 24/7. Check our daily updates and make sure you don't miss anything about celebrities' lives.

Contacts

  • players.bio

Rice: Inggris Sedang Punya Eksekutor Penalti Terbaiknya

Declan Rice menyebut Inggris siap jika harus menghadapi adu penalti di fase knockout Piala Dunia 2026. Rice menyebut Inggris saat ini punya para penendang penalti terbaik.

Inggris sudah menghadapi 11 kali adu penalti di turnamen mayor internasional (Euro, Piala Dunia, dan Nations League). Dari 11 adu penalti itu, Inggris hanya menang empat kali.

Salah satu tugas pertama Gareth Southgate saat menjadi manajer Inggris pada 2016 adalah memperbaiki mental tim saat menghadapi adu penalti. Sejak saat itu, Inggris mencatatkan tiga kemenangan dalam adu penalti, meski kalah dari Italia di final Euro 2020.

Manajer Inggris saat ini Thomas Tuchel menyebut timnya kemungkinan harus memenangi setidaknya satu adu penalti jika ingin jadi juara Piala Dunia 2026. Rice pun menegaskan bahwa The Three Lions saat ini punya sederet eksekutor penalti terbaik untuk menghadapinya.

"Saya melihat ke tim ini sekarang, saya kira tidak ada para penendang penalti yang lebih baik yang pernah dimiliki Inggris," ujar Rice seperti dilansir ESPN.

"Saya melihat ke Harry (Kane), saya melihat ke Ivan (Toney), saya melihat ke Marcus (Rashford), melihat ke Anthony Gordon, (Bukayo) Saka, saya juga bisa menendang penalti, Jude (Bellingham)."

"Kami punya eksekutor yang sungguh kuat, dan saya merasa seiring turnamen berjalan, Anda mendengar soal statistik soal Anda harus menang adu penalti untuk sampai ke final atau juara, dan Anda tahu itu mungkin saja terjadi dalam perjalanannya. Jadi kami akan siap sepenuhnya untuk itu."

"Saya tidak pernah jadi penendang penalti terbaik, tapi saya merasa seiring berjalannya waktu, penalti saya di final Liga Champions, saya tidak pernah merasa sepercaya diri itu untuk penalti," katanya.

Read more on sport.detik.com
DMCA