Ribuan Pelari Ramaikan GBK, Galang Dana Bencana Sumut
Sekitar 1.000 orang pelari meramaikan Gelora Bung Karno Minggu pagi. Mereka melakukan lari demi membantu korban bencana banjir bandang Sumatera Utara.
Care For Sumut: Charity Run dengan jarak 5 KM itu berlangsung di Parkir Timur GBK dan dimulai pukul 06.30 WIB. Meski cuaca Jakarta diguyur hujan, antusiasme pelari ikut berlari untuk amal sangat tinggi.
Mereka bersemangat ikut Care For Sumut: Charity Run karena sambil berdonasi untuk mendukung pemulihan pascabencana dan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak di Sumatera Utara.
Care for Sumut lahir dari kepedulian sekelompok orang berdarah Batak yang tinggal di Jakarta, yang merasa terpanggil untuk berbuat lebih dari sekadar menyampaikan simpati. Dari kegelisahan bersama atas dampak banjir besar yang melanda kampung halaman, serta kesamaan minat terhadap olahraga lari, inisiatif ini berkembang menjadi sebuah gerakan kemanusiaan yang terbuka untuk publik.
Penyelenggara berupaya menghadirkan bentuk kontribusi yang konkret dan terukur melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan publik luas.
"Sebagai orang yang berdarah Batak, kami tidak ingin kepedulian berhenti pada simpati. Care for Sumut kami rancang sebagai ruang kolaborasi agar masyarakat dapat ikut berperan langsung dalam proses pemulihan," ujar Ketua Panitia Care for Sumut, Bara Krishna Hasibuan, kepada media di sela-sela acara.
Mengusung konsep lari amal, Care for Sumut mengintegrasikan gaya hidup sehat dengan kepedulian sosial. Seluruh peserta berkontribusi melalui donasi, dengan komitmen bahwa seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan langsung ke lapangan untuk mendukung kebutuhan mendesak dan pemulihan jangka menengah masyarakat terdampak banjir dan longsor di Sumatera Utara, khususnya di Tapanuli Tengah


