Raymond/Joaquin Sudah All Out, Akui Lawan Memang Bagus
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin gagal menjadi juara Indonesia Open 2026. Mereka sudah tampil all out tapi lawan lebih bagus.
Diharapkan menjadi pemutus puasa gelar Indonesia, Raymond/Joaquin rupanya juga kalah dalam final di Istora GBK, Minggu (7/6/2026). Juara Australia Open 2025 itu takluk dari wakil Malaysia Nur Izzuddin/Goh Sze Fei.
Di partai perebutan gelar juara, Goh/Izzuddin mengalahkan Raymond/Joaquin dengan skor 13-21, 21-18, 21-10.
"Pertandingan tadi menjadi pelajaran penting buat kami. Secara keseluruhan, saya rasa sudah all out. Kami sudah menampilkan apa yang kami bisa. Kami pun juga di lapangan berusaha, kalau bisa jangan sampai poin hilang banyak banget, tapi saya rasa pasangan Malaysia tadi mainnya benar-benar luar biasa, mereka tetap fokus, tetap menjaga pikiran," kata Joaquin, seusai bertanding.
"Kami benar-benar mengontrol lawan dari awal game pertama sampai 14-8 tadi. Setelah lawan dapat satu poin dua poin, mungkin mereka melihat kami kayak sempat bingung, mungkin mereka notice juga. Jadinya mereka mengambil momentum itu," imbuhnya.
Di game penentuan, Raymond/Joaquin masih belum bisa keluar dari tekanan, mereka terus tertinggal jauh di perolehan angka.
"Lawan adalah pemain yang pengalamannya banyak ya di turnamen-turnamen besar. Mungkin kami harus lebih waspada lagi untuk game game berikutnya, konsentrasi lebih ditambah lagi apalagi posisinya kami sudah memimpin duluan di game pertama dan kedua," ujar Raymond.
Bantah Terbebani Euforia Suporter
Raymond/Joaquin dipandang sebagai satu-satunya wakil Indonesia dengan kans juara. Tapi itu tak jadi beban buat mereka, yang justru termotivasi kasih hasil terbaik meski akhirnya kalah.
"Justru karena penonton Istora kami semangat dan membuat saya lebih


