PSBS, Klub Pertama yang Degradasi dari Super League
PSBS Biak menjadi klub pertama yang dipastikan degradasi dari Super League 2025/2026. Ini setelah Badai Pasifik kalah 0-4 dari Persebaya Surabaya.
Kekalahan pada pekan ke-31 di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (2/5/2026) tersebut membuat PSBS tidak beranjak dari dasar klasemen dengan raihan 18 poin.
Dengan tiga laga sisa, poin maksimal PSBS andai menyapu bersih adalah 27 poin, kalah head-to-head dari Persis Solo yang ada d posisi ke-16 dengan poin sama.
"Saya ucapkan selamat untuk Persebaya dan menurut saya pertandingan ini berlangsung menarik," kata Asisten Pelatih PSBS Kahudi Wahyu saat memberikan keterangan seusai laga kontra Persebaya.
"Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada pemain saya. Kalian bisa melihat wajah saya tidak ada sedihnya meskipun kalah? Karena saya melihat anak-anak saya ini bermain luar biasa," ujarnya menambahkan.
Kahudi melanjutkan, bahwa timnya terkendala masalah tekanan mental. Isu penunggakkan gaji menjadi faktor utama permainan PSBS yang tidak sesuai harapan.
Meski haknya tidak dibayar klub, para pemain tetap gigih berjuang untuk PSBS. Namun memang hasil akhir kerap menunjukkan ada permasalahan serius di tubuh PSBS.
"Saya sekalian ngomong ke manajemen saya ini. Anak-anak sudah seperti itu masih aja kalian tutup mata," tutur Kahudi seperti dikutip dari detikJatim.
"Terima kasih atas penghargaan untuk anak-anak kami. Kita lihat bagaimana semangat kami, semangat kami, kekompakan kami, konsistensi kami," ucapnya.


