Players.bio is a large online platform sharing the best live coverage of your favourite sports: Football, Golf, Rugby, Cricket, F1, Boxing, NFL, NBA, plus the latest sports news, transfers & scores. Exclusive interviews, fresh photos and videos, breaking news. Stay tuned to know everything you wish about your favorite stars 24/7. Check our daily updates and make sure you don't miss anything about celebrities' lives.

Contacts

  • players.bio

Presiden Barca Kecam Mbappe, Ledek Madrid

Presiden Barcelona Joan Laporta mengecam Kylian Mbappe usai Real Madrid kalah di final Piala Super Spanyol. Skuad Madrid pun tak luput dari 'sengatan' Laporta.

Mbappe menyedot sorotan besar setelah kekalahan Madrid 2-3 di tangan Barca, Senin (12/1) dinihari WIB. Superstar sepakbola Prancis itu tampak mengajak rekan-rekan setimnya agar tidak memberikan guard of honor kepada Barcelona, yang tampil sebagai juara.

Selepas pengalungan medali runner-up, Mbappe melakukan gestur-gestur dengan tangannya agar para pemain Madrid segera masuk ke ruang ganti. Padahal secara tradisi, tim yang berlaga di final Piala Super Spanyol mesti saling melakukan guard of honor.

Laporta menilai, aksi Kylian Mbappe itu sama saja tidak menghormati Barcelona. "Saya terkejut dengan apa yang dia lakukan," ungkap dia kepada RAC1, yang dilansir Sports Illustrated.

"Di dalam kemenangan dan kekalahan, Anda harus berbesar hati dan penuh rasa hormat. Ini kan olahraga, dan Anda harus menjaga perilaku yang wajar. Saya percaya bahwa kami, di dalam kemenangan, berbesar hati dan menghormati tim lawan. Inilah mengapa saya tidak bisa memahami hal itu," lanjut Laporta.

Tidak bisa dipungkiri bahwa tensi El Clasico terus panas sejak cemoohan Lamine Yamal, yang berujung pada kemenangan Real Madrid 2-1 di Santiago Bernabeu, awal musim ini. Meski demikian, itu adalah satu-satunya kemenangan Madrid dalam lima El Clasico terakhir sejak 2024/2025.

Joan Laporta meyakini, El Real sangat frustrasi dengan rekor buruk itu. "Memang ada perbedaan sikap sejak pertandingan liga, dan para pemain sedikit berapi-api," sambung dia.

"Terus terang, saya tidak melihat kemarahan Mbappe di atas lapangan, tapi saya bisa membayangkan, itu pasti waktu yang sangat sulit. Mereka mesti merasa

Read more on sport.detik.com
DMCA