Prancis Terlecut Kekalahan Menyakitkan di Qatar
Prancis dipaksa mengakui keunggulan Argentina lewat adu penalti 2-4, menyusul kedudukan 3-3 sampai akhir perpanjangan waktu. Hasil tersebut menggagalkan Les Bleus meraih trofi juara dunia back to back, sekaligus memberi Argentina titel pertamanya selama lebih dari 30 tahun.
Bersama juara bertahan Argentina, Spanyol, Inggris, Portugal, Jerman, dan Brasil Prancis difavoritkan dalam persaingan gelar juara di Piala Dunia 2026. Dembele mengatakan, Prancis memang belum melupakan kekalahan dari Argentina yang justru akan jadi "bahan bakar".
"Enggak, sih tapi tentu saja hal itu membuat kami kecewa, tapi itu kan sudah empat tahun yang lalu. Banyak hal yang sudah terjadi di timnas Prancis, dan kurasa timnas Argentina juga ada sedikit perubahan," ungkap winger Paris Saint-Germain itu kepada Marca.
"Itu adalah sesuatu yang, pastinya, terus kami ingat-ingat. Namun, kekalahan itu memotivasi kami untuk melakukan yang lebih baik dari Piala Dunia kali ini," ucap Ousmane Dembele.
Prancis mengincar trofi juara Piala Dunia ketiga dalam sejarahnya. Tim besutan Didier Deschamps itu akan mengawali dengan menghadapi Senegal di laga pertama Grup I.
"Ada banyak favorit, tapi hal itu tidak berarti apapun di sepakbola. Ada banyak tim favorit di kompetisi ini, lagi pula kita tahu bahwa timnas Prancis telah mencapai final di dua edisi terakhir. Jadi kami akan jadi sebuah tim yang dibebani ekspektasi tinggi, tapi kami tetap fokus pada targetnya," Dembele menegaskan.
(rin/ran)


