Pochettino: Harry Kane Dulu tuh...
Mauricio Pochettino tidak kaget-kaget amat melihat Harry Kane sekarang sebagai salah satu striker terbaik di dunia. Untung dulu, Kane mau berubah!
Mauricio Pochettino jadi manajer Tottenham Hotspur di tahun 2014-2019. Ketika itu di Tottenham, Harry Kane masih berusia 21 tahun (di tahun 2014) dan bukan pilihan utama. Tahun-tahun sebelumnya kerap dipinjamkan ke sana-sini.
"Saya ingat, Harry Kane saat itu cuma striker ketiga atau keempat," bukan Mauricio Pochettino dilansir dari Mirror.
"Namun ketika saya bekerja dengannya, saya sudah melihat mindset-nya untuk jadi pemain yang sukses," sambungnya.
Harry Kane catatkan 169 gol dari 242 penampilan di bawah polesan Pochettino. Sang manajer mampu membuka potensi sang striker.
Akan tetapi, Pochettino menegaskan kalau Kane mau berubah. Kane mengubah kebiasannya sampai hal-hal kecil, demi menjaga fisik, stamina, dan tentu performanya di atas lapangan.
"Itu benar, dia punya kebiasaan-kebiasaan buruk," ungkap Pochettino.
"Tapi setelah saya berbicara dengannya, dia bisa memahaminya dan dengan cepat mengubah kebiasannya dari soal latihan, makanan, waktu istirahat, dan lainnya," paparnya.
"Itu karena kemauanya sendiri dan orang-orang yang berada di sekitarnya, hingga membuat dia sukses seperti sekarang ini," tutupnya.
Harry Kane jadi striker tersubur di tanah Eropa sepanjang musim 2025/26 ini. Kane sudah kemas 54 gol dari 46 laga, digadang-gadang jadi pemenang Ballon d'Or tahun ini!


