Piala Dunia 2026: Protokol FIFA Hadapi Rasisme
FIFA tegas hadapi rasisme di Piala Dunia 2026. Jika insiden tersebut terjadi di lapangan saat laga digelar, ada tiga protokol yang akan dilakukan.
Dilansir dari ESPN, FIFA sudah sosialisasikan tiga protokol tersebut kepada 211 asosiasi anggota. Semua asosiasi anggota pun sudah setuju.
Jika ada aksi rasisme di lapangan saat Piala Dunia 2026, protokol pertama adalah pemain bisa memberikan kode dengan membentuk simbol 'X' kepada wasit.
Setelah itu, wasit dapat lakukan dua langkah. Wasit akan hentikan pertandingan sementara dengan paling lama batasnya 15 menit. Kedua, wasit bisa saja menghentikan permainan jika pelecehan rasisme terus berlanjut secara agresif.
Aksi-aksi itu diterapkan FIFA demi menangkal aksi rasisme yang dilakukan antara pemain atau dari pihak suporter. FIFA mau Piala Dunia 2026 berjalan kondusif.
Para pemain pun dilarang menutup mulut jika sedang terjadi cekcok di lapangan. Itu demi menghindari dugaan kata-kata rasis.


